Beranda > Utama > Kembang Telon

Kembang Telon

Bunga Mistis Makhluk Gaib

Kembang talon, begitu sangat dikenal manfaatnya bagi penekun spiritual. Terutama dalam lelaku spiritual yang memberikan kekuatan gaib atas permohonan yang hendak dicapai. Seperti menarik benda gaib, enteng jodoh, muarh rejeki dan permohonan lainnya. Bagaimana kembang talon menjadi sarana berkekuatan mistis dan disenangi makhluk gaib? Ikuti ulasannya hingga tuntas.

Di dalam ilmu kebathinan,  berbagai sarana bisa digunakan untuk mencapai tujuan, meningkatkan ilmu, kadigjayaan dan ketenaran lainnya. Salah satu sarana yang sangat umum dan terkenal digunakan dalam ilmu kebathinan adalah Kembang Telon. Bunga ini menjadi citra begitu akrab dengan tujuan-tujuan tertentu sesuai keinginan. Bahkan, kembang telon yang menjadi sarana, bagi orang-orang tertentu bisa saja untuk memenuhi ambisinya.

Menurut I Gusti Nengah Kelab, asal Karangasem, memaparkan dengan detail, bagaimana kembang Telon ini bisa digunakan dan bagaimana prosesnya. Dikatakan lebih lanjut pria yang akrab disapa Gus Kelab ini, kembang talon adalah bunga tiga jenis, taitu bunga Kenanga (di Bali dikenal bungan sandat), bunga Mawar Putih dan Bunga Melati. Mengapa dipilih ketiga jenis bunga ini? Gus Kelab menguraikan, kembang ini secara fisik sangat bagus, baunya harum. Bunga ini sangat disenangi oleh makhluk-makhluk gaib.

Di sisi lain, bagi penekun spiritual, bunga ini menjadi idola, karena mampu memberikan kekuatan mistis. Sehingga kembang talon layak dijadikan kebanggaan, dan menjadi bagian dari ritual bagi penekun spiritual. Selanjutnya, tutur Gus Kelab yang mampu memainkan ilmu hipnotis, kembang talon ini sudah terkenal sebagai sarana untuk berbagai kepentingan. Bisa digunakan untuk menarik benda-benda pusaka, penguat jodoh, mempelancar rejeki, dan permohonan lainnya.

Untuk memproses Kembang Telon ini, memang diperlukan berbagai lelaku. Khususnya bagi mereka yang ingin mendapatkan kekuatan gaib dari Kembang talon ini. Untuk memprosesnya diperlukan puasa satu hari. Puasa ini tujuannya, agar hawa panas, mampu melenyapkan hawa atau aura negatif yang ada dalam Kembang Telon tersebut. Hawa panas akan bisa merontokkan hawa negatif, sehingga bunga tiga jenis ini mampu mempunyai kekuatan maksimal.

Proses, umumnya dipilih hari-hari tertentu, hari baik, dan biasanya dipilih Jumat Kliwon. “Sekali kembang talon hanya sarana untuk mendukung dan sangat disukai makhluk-makhluk  gaib,” katanya menegaskan.  Bunga ini, lanjut Gus Kelab, mempunyai kekuatan mistis, sehingga bisa mempengaruhi jin, ketika ada keinginan untuk menarik benda-benda gaib.  Prosesnya akan lebih mantap dan berhasil bila digunakan pada malam hari. Intinya, sarana bunga atau kembang talon adalah sarana untuk memanggil jin, tapi bukan untuk kejahatan. Ditujukan kepada makhluk-makhluk tingkatannya yang lebih tinggi.

Kembang Telon, menjadi sarat dengan kekuatan mistisnya, sehingga banyak digunakan oleh para penekun spiritual, apakah untuk mengobati, menarik benda-benda, mencari jodoh, atau memperlancar rejeki serta mencari jabatan. Demikian dijelaskan Gus Kelab yang kini mengabdikan dirinya  di Kelurahan Subagan, Amlapura, seraya menyarankan, agar kembang talon ini dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan positif, walau tidak mustahil bisa digunakan untuk tujuan jahat bagi orang-orang tertentu. ***

Untuk Berita Selengkapnya Baca Tabloid Bali Aga Edisi 52  tahun 2009

About these ads
Kategori:Utama
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: