Permata Brahmagni Hilang, Restu Niskala Lempuyang Pudar
Permata Brahmagni inilah yang diwariskan secara turun temurun oleh raja-raja Karangasem. Permata ajaib ini menurut mitosnya akan hilang secara gaib apabila raja yang memerintah karangasem berikutnya tidak mendapat restu niskala Lempuyang, sebaliknya permata ini akan ditemukan kembali oleh raja Karangasem yang akan bersinar dalam kepemimpinannya.
Raja-raja yang dapat mensejahterakan Karangasem dan membawanya kepuncak keemasan, diyakini memegang batu permata ini, sedangkan raja-raja Karangasem yang tidak berisnar dalam kepemimpinannya diyakini akan kehilangan batu permata ini.
Menurut mitosnya, batu permata Brahmagni ini besarnya hampir mendekati telor ayam kampung, keajaiban batu permata ini apabila direndam akan membuat air menjadi merah, apabila batu ini dianggkat dari rendaman air akan kembali menjadi bening. seorang raja Karangasem yang mendapat restu niskala bahkan dapat mempergunakan batu permata ini untuk membuat air danau ataupun lautan menjadi merah.
Menurut mitosnya untuk menunjukkan kesaktiannya kepada para pasukan, seorang raja Karangasem yang berhasil menundukkan lombok dan Sumbawa penah mencelupkan batu ini kedalam lautan sebelum berlayar menyeberangi selat lombok, setelah dicelupkan ke laut, dengan seketika air laut menjadi berwarna merah dan pasukan Karangasem lalu meminum air laut yang berwarna merah untuk memperoleh kekuatan menyerang dan menundukkan Lombol hingga Sumbawa dan akhirnya berhasil.



Komentar