Beranda > Kisah > IB Mangku Komang Gede

IB Mangku Komang Gede

Balian Tenung Sejak Belia


IB Aji Mangku salah seorang Balian tenung asal Klungkung. Dia mengaku mengetahui masa depan sejak usia belia saat ada orang aneh mengajaknya pergi ke Nusa Gede. Selain itu juga dia mampu meramal nasib orang dan juga mencari lelintihan

Kodrat, sekali lagi kata ini disebut-sebut ketika apa yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan sebelumnya. Seorang Penekun Spiritual sebagai tukang tenung yang bernama Ida Bagus Mangku Komang Gede yang tinggal di Desa Kamasan, Klungkung. Awalnya kedatangan TBA ke kediamannya yang tepat berada di belakang dari pada pasar Desa kamasan, adalah untuk meminta informasi mengenai sejarah dari sebuah Pura penting yang ada di wilayah ini juga.

Namun rupa-rupanya nasib baik menimpa Tba saat itu, bukan uang melainkan data yang lebih bahkan melebihi dari yang diharapkan. Selain mendapatkan berita mengenai Pura yang dimagsug namun juga, Pria berjanggut putih ini yang juga selaku mangku di Pura dangkahyangan Dalem Gandamayu. Juga bisa dibilang seorang Balian yang tenar keberbagai wilayah Bali sejak puluhan tahun silam. Sebenarnya dulu, salah seorang wartawan TBA lainnya, juga sempat menjadikan pria ini menjadi salah satu sumber akurat dengan data yang valid sesuai dengan sastra yang ada.

Kala itu, TBA datang kekediamannya, tampak sepasang suami istri bersama dengan anaknya sedang sibuk berkonsultasi dengan Gus Aji Mangku, begitu panggilan akrab bapak 63 tahun ini. Sambil menunggu orang yang memohon bantuan kepadanya lengkap dengan pejati disampingnya, tampaknya baru selesai melakukan sebuah persembahyangan atau hal lainnya, karena TBA tidak berani menginterpensi lebih jauh lagi urusan pribadi orang. Selanjutnya, berselang 10 menit kemudian TBA dipersilahkan duduk dan langsung menyodorkan pertanyaan pokok mengenai keberadaan pura yang ingin dicari.

Setelah sekian lama berbicang, TBA berusaha mengorek keterangan apa yang dilakukan orang tadi dan membawa banten pejati segala. Untungnya bapak 2 anak ini tidak tersinggung dan malah ingin membantu apa yang ingin ditanyakan. Dia mengatakan,  krama tersebut datang untuk menanyakan keberadaan penghidupan masa depannya. (memang sebelumnya juga sempat Jro Mangku Pura Seganing memberitahukan IB Mangku merupakan seorang Balian tenung, hingga akhirnya keterangannya pun bisa didapatkan).

Lidik punya lidik, dia pun menceritakan pengalamannya yang dilaluinya begitu pahit sejak kecil. Dia mengaku tidak mendapatkan pendidikan formal sejak kecil. Sebagai seorang anak desa, dia pun selalu mengikuti kegiatan orang tuanya di griya. Hingga pada akhirnya dia pun mengalami hal yang berbeda dengan anak-anak lainnya. Dia mengaku mengetahui dan dapat berhubungan dengan leluhur orang lain. Selain itu juga dia mampu meneropong apa yang akan terjadi pada kehidupan di dunia ini. Hingga pada akhirnya diapun ngiring di Pura Dalem Gandamayu, Klungkung. Dan setelah didalami, kekuatan bhatin yang dimilikinya bisa dibilang semakin kuat saja. Dari pengakuannya, dia melihat sesuatu yang bisa dibilang masih bayangan untuk kedepannya. “Ini tiang ketahui berhat Ida Hyang Widhi Wasa,” ujar Gus Aji Mangku.

selengkapnya baca edisi 2

About these ads
Kategori:Kisah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: